Loading
Sustainable Development Goals

Akses Air Bersih dan Sanitasi


Tujuan 6 TPB adalah menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua. Dalam rangka mencapai tujuan air bersih dan sanitasi layak pada tahun 2030, ditetapkan 8 target yang diukur melalui 40 indikator. Target-target tersebut terdiri dari akses terhadap air minum layak, akses terhadap sanitasi layak, kualitas air dan limbah, serta pemanfaatan, pengelolaan dan pelestarian sumber daya air. Upaya-upaya yang dilakukan untuk mencapai target-target tersebut dijabarkan pada kebijakan, program dan kegiatan yang akan dilakukan oleh pemerintah maupun organisasi nonpemerintah

Untuk mewujudkan Tujuan 6 Air Bersih dan Sanitasi Layak, Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta menetapkan Strategi: (1) Menjamin ketahanan air melalui peningkatan pengetahuan, perubahan sikap dan perilaku dalam pemanfaatan air minum dan pengelolaan sanitasi, (2) Penyediaan infrastruktur produktif dan manajemen layanan melalui penerapan manajemen aset baik di perencanaan, penganggaran, dan investasi, (3) Penyelenggaraan sinergi air minum dan sanitasi yang dilakukan di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, dan masyarakat, (4) Peningkatan efektifitas dan efisiensi pendanaan infrastruktur air minum dan sanitasi, (5) Meningkatkan peran rencana tata ruang sebagai pedoman dalam pemanfaatan ruang provinsi, (6) Meningkatkan penyediaan dan kualitas layanan infrastruktur strategis.

Kebijakan Tujuan 6. Arah kebijakan untuk mencapai target Menjamin ketersediaan serta pengelolaan air bersih dan sanitasi yang berkelanjutan untuk semua adalah: (1) Percepatan Penyusunan Rencana Rinci Tata Ruang Kabupaten/Kota untuk dievaluasi oleh gubernur, (2) Penyusunan petunjuk pelaksanaan pemanfaatan ruang dan fasilitasi upaya ketaatan terhadap rencana rata ruang, (3) Percepatan pembangunan infrastruktur sumber air, melalui penyelesaian hambatan perijinan, pembiayaan, penyediaan lahan dan penanggulangan masalah sosial, (4) Perbaikan sistem monitoring hidrologis dan kualitas air serta sistem informasi sumber daya air, (5) Peningkatan pengelolaan infrastruktur sumber air, melalui operasional dan pemeliharaan infrastruktur sumber air guna mengembalikan fungsi & kapasitas tampungannya, (6) Pengembangan metode pengelolaan sumber daya air berdasarkan prinsip zonasi pemanfaatan dan konservasi secara adaptif dengan menyeimbangkan pertimbangan ekonomi dan ekologis secara berkelanjutan, (7) Peningkatan layanan jaringan irigasi untuk mendukung ketahanan pangan melalui Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Partisipatif (PPSIP), (9) Percepatan pembangunan & rehabilitasi infrastruktur pengendalian banjir untuk melindungi prasarana umum dan kawasan produktif.

Berdasarkan target dan arah kebijakan yang disusun dalam rangka pencapaian Tujuan 6 TPB, program yang akan dilaksanakan DIY mencakup (1) Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (2) Peningkatan Penduduk Berakses Air Bersih Layak (3) Penyediaan Tempat Tinggal yang Layak dengan prioritas masyarakat berpenghasilan rendah.


Tetap    Sementara    Sangat Sementara    n/a Tidak Ada   

Kode Indikator Indikator Sumber Data Satuan Baseline (2017) Realisasi Pencapaian
2018
2019
2020
2021
2022
Target 6.1. Pada tahun 2030, mencapai akses universal dan merata terhadap air minum yang aman dan terjangkau bagi semua
6.1.1 Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sumber air minum layak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral % 88,85 91,77 91,32 92,82 92,90 92,90
6.1.2 Pengelolaan Air Curah pada SPAM Regional Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Liter/Detik 22,24 62,25 86,10 94,53 101,29 101,29
6.1.3 Penambahan Kapasitas Air Baku Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Liter/Detik - 216,09 500,00 20,00 15,00 15,00
Target 6.2. Pada tahun 2013, mencapai akses terhadap sanitasi dan kebersihan yang memadai dan merata bagi semua, dan menghentikan praktik buang air besar di tempat terbuka, memberikan perhatian khusus pada kebutuhan kaum perempuan, serta kelompok masyarakat rentan
6.2.1 Jumlah desa/kelurahan yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Dinas Kesehatan Desa - 194,00 180,00 210,00 231,00 231,00
6.2.2 Persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sanitasi layak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Sambungan Rumah 23.189,00 23.481,00 25.018,00 25.294,00 26.050,00 26.050,00
6.2.3 Jumlah kabupaten/kota yang terbangun infrastruktur air limbah dengan sistem terpusat skala kota, kawasan, dan komunal Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Unit 1,00 1,00 1,00 1,00 5,00 5,00
Target 6.3. Pada tahun 2030, meningkatkan kualitas air dengan mengurangi polusi, menghilangkan pembuangan, dan meminimalkan pelepasan material dan bahan kimia berbahaya, mengurangi setengah proporsi air limbah yang tidak diolah, dan secara signifikan meningkatkan daur ulang, serta penggunaan kembali barang daur ulang yang aman secara global.
6.3.1 Kualitas air sungai sebagai air baku/Indeks Kualitas Air Sungai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Indeks n/a 40,25 38,65 38,43 35,42 31,75
Target 6.4. Pada tahun 2030, secara signifikan meningkatkan efisiensi penggunaan air di semua sektro, dan menjamin penggunaan dan pasokan air tawar yang berkelanjutan untuk mengatasi kelangkaan air, dan secara signifikan mengurangi jumlah orang yang menderita akibat kelangkaan air
6.4.1 Kesesuaian Izin Pengusahaan Air Tanah dan Pertambangan Terhadap Rencana Tata Ruang Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral % - 29,00 57,00 79,00 100,00 100,00
Target 6.5. Pada tahun 2030, menerapkan pengelolaan sumber daya air terpadu di semua tingkatan, termasuk melalui kerjasama lintas batas yang tepat.
6.5.1 Jumlah Kelompok Masyarakat Sekitar Sungai yang Berpartisipasi dalam Pengelolaan Sungai Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral Kelompok - 14,00 14,00 104,00 104,00 104,00