Visi Misi

Visi-Misi Bappeda DIY

 

Visi Bappeda DIY 2012-2017 adalah:

"TERWUJUDNYA PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN  PEMBANGUNAN DAERAH YANG BERKUALITAS"

 

Makna dari visi tersebut adalah produk perencanaan pembangunan yang dihasilkan oleh BAPPEDA DIY harus dapat diandalkan sebagai alternatif solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan daerah melalui upaya yang sinergis, terintegrasi,dan sesuai dengan kondisi regional maupun sektoral. Selain menjadi suatu institusi perencanaan yang handal, BAPPEDA DIY harus menjalankan fungsi pengendalian yang kredibel agar perencanaan pembangunan yang sudah disusun dapat diwujudkan sesuai dengan target-target yang sudah ditetapkan. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya, BAPPEDA DIY melaksanakan perencanaan dan pengendalian pembangunan berdasarkan kompetensi, profesionalisme, dan mengutamakan kepentingan masyarakat. Disamping itu, BAPPEDA DIY secara proaktif berperan dalam menentukan arah pencapaian tujuan pembangunan daerah melalui pelaksanaan analisis kebijakan/kajian pembangunan,pelaksanaan koordinasi, dan integrasi perencanaan pembangunan serta menjalankan konsultasi, advokasi, pendampingan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.


Untuk mewujudkan visi Bappeda DIY 2012-2017 tersebut, maka disusunlah misi yang menjadi tanggung jawab institusi, yakni :




1. Meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan daerah

Peningkatan kualitas perencanaan pembangunan daerah merupakan upaya dalam menghasilkan dokumen perencanaan yang benar-benar berkualitas serta dapat diimplementasikan oleh SKPD. Oleh karena itu untuk mewujudkan perencanaan yang berkualitas diperlukan koordinasi, sinergi, dan integrasi perencanaan pembangunan serta menjalankan konsultasi dan pendampingan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan.


2. Meningkatkan sinergitas pengendalian dan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah
Dalam proses pelaksanaan pembangunan daerah, selain koordinasi juga diperlukan kegiatan monitoring dan evaluasi proses pelaksanaan pembangunan daerah sebagai bagian dari pengendalian terpadu. Arah kegiatan tersebut adalah untuk memastikan dinamika proses pembangunan yang berjalan telah sesuai dengan yang direncanakan dan hasilnya dapat dievaluasi untuk menjadi masukan dalam perencanaan pembangunan selanjutnya dan di masa datang.


3. Meningkatkan kualitas manajemen data
untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang baik, diperlukan pengelolaan data yang baik pula.Perlu dipastikan bahwa data tersebut valid/akurat, up to date, aktual dan tersedia serta mudah diakses.Oleh karenanya kualitas manajemen data sangat mempengaruhi proses perencanaan pembangunan maupun hasil perencanaan itu sendiri.